Gubernur Gorontalo Beri Semangat Atlet Muda Menuju POPNAS dan PEPARPENAS 2025

Gambar; Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Atlet, pelatih dan official POPNAS dan PEPARPENAS Gorontalo yang akan berlaga pada ajang POPNAS XVII dan PEPARPENAS XI tahun 2025, Kamis (30/10/2025). (Foto : Diskominfotik Provinsi Gorontalo).

TNews, GORONTALO – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail melepas secara resmi kontingen Provinsi Gorontalo yang akan berlaga pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI tahun 2025.

Acara tersebut digelar di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Gorontalo, Kamis (30/10/2025).
Dalam kesempatan itu, Kepala Dispora Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan pelepasan tersebut.

Ia menuturkan bahwa penyelenggaraan POPNAS dan PEPARPENAS tahun ini akan digabung dan dilaksanakan di DKI Jakarta pada bulan November.

“Rencananya kegiatan ini digelar di Medan dan Aceh, namun karena keterbatasan anggaran, akhirnya DKI Jakarta siap menjadi tuan rumah,” katanya.

Provinsi Gorontalo mengirim 120 orang dalam kontingen POPNAS dan PEPARPENAS 2025. Jumlah tersebut terdiri dari 78 atlet POPNAS, 11 atlet PEPARPENAS, 25 pelatih dan ofisial, serta 6 pimpinan kontingen.

“Untuk POPNAS ada 10 cabang olahraga yang diikuti, di antaranya Karate, Renang, Taekwondo, Pencak Silat, hingga Tenis Meja. Sedangkan di PEPARPENAS ada tiga cabang, yaitu Para Atletik, Para Bulutangkis, dan Para Tenis Meja. Tahun ini pembiayaan dilakukan bersama antara pemerintah daerah dan pihak swasta,” ujar Kadispora.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail berpesan agar seluruh atlet tetap menjaga semangat dan disiplin meski menghadapi keterbatasan anggaran.

Di hadapan para atlet dan pelatih, Gubernur Gorontalo menyampaikan pesan agar semangat juang tetap terjaga seratus persen. “Ini saatnya kalian menunjukkan prestasi terbaik di level nasional,” tuturnya.

Seusai kegiatan, Gubernur menegaskan dalam wawancara bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi hambatan untuk meraih prestasi. “Kita pahami kondisi saat ini, tapi dukungan pemerintah tetap ada. Yang utama, tetap berjuang dan jaga mental juara,” ujarnya.

Acara berlanjut dengan penyerahan bendera kontingen kepada Ketua Kontingen POPNAS dan PEPARPENAS sebagai tanda resmi pelepasan.*

Peliput: Gean Bagit

Pos terkait

Tinggalkan Balasan